Siap Lelang, Pembangunan RSUD Tipe B Segera Dimulai


JAKARTA – Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis pembangunan Rumah Sakit Umum
Daerah (RSUD) Tipe B Tanjung Selor dapat segera dilakukan sesuai jadwal yang
ditentukan. Diketahui, pembangunan RS ini didanai pinjaman PT Sarana Multi
Infrastruktur (SMI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang
pembiayaan infrastruktur dan seluruh modal sahamnya dimiliki Pemerintah
Indonesia melalui Kementerian Keuangan. Besarannya Rp 340 miliar. Ini
disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, baru-baru ini di Jakarta.





Diungkapkan Gubernur, setelah melakukan penandatanganan perjanjian kerja
sama pembiayaan dengan PT SMI di penghujung 2018, Pemprov pun bergegas
melengkapi 15 persyaratan efektif untuk menindaklanjuti klausul pencairan
pinjaman. “Dari laporan DPUPR-Perkim Kaltara, setelah seluruh persyaratan
dilengkapi maka Juni ini sudah mulai dilakukan pelelangan fisiknya,” kata
Irianto.





Adapun persyaratan dimaksud, antara lain Surat Pernyataan Tanggung Jawab
Mutlak (SPTJM), salinan asli sesuai masterplan, salinan Detailed Engineering
Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan RSUD Tipe B Kaltara,
dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), juga Rencana Aksi (Action
Plan) untuk mencegah terjadinya gagal bayar. “Dalam perjalanannya, ada beberapa
persyaratan yang perlu revisi akibat alasan teknis. Seperti, sertifikat tanah
yang harus diperbaiki, dokumen Andalalin, IMB dan review DED,” jelas Gubernur.
Untuk perbaikan itu, Pemprov memohon penambahan waktu penyampaian persyaratan
selama 2 bulan. Dan, telah berjalan serta hampir tuntas.





Perihal ini juga disampaikan Pemprov Kaltara melalui DPUPR-Perkim Kaltara
kepada PT SMI dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada momen "Kembali ke Fitrah" Halal Bihalal PT SMI
Bersama Stakeholders di Grand Ballroom Ayana Midplaza, Jakarta, Kamis (20/6)
malam. “Menkeu serta jajaran petinggi PT SMI hadir saat itu. Memanfaatkan
momen tersebut, perkembangan pengajuan persyaratan pun diinformasikan kepada
yang bersangkutan,” ucap Gubernur.





Dalam arahannya, Menkeu menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan dalam
beberapa periode ke depan, Indonesia akan tetap menjadikan infrastruktur
sebagai bagian terpenting dalam episode kemajuannya. Tak terkecuali untuk wilayah
Provinsi Kaltara. Untuk itu, Pemerintah Indonesia telah
menyampaikan berbagai instrumen fiskal yang diharapkan dapat mendorong dan
memberikan fasililas, termasuk dalam pembangunan infrastruktur dan investasi.
Salah satunya, PT SMI.





Sekaitan hal tersebut, PT
SMI diharapkan dapat terus berinovasi dan menciptakan hal-hal baru dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Harapannya, dengan dukungan PT SMI
maka pembiayaan dan pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk Kaltara
menjadi contoh yang baik di Asia juga dunia. “Menkeu juga menegaskan bahwa infrastruktur akan menjadikan
Indonesia dapat menjadi negara besar namun tetap dalam kebhinekaan. Salah satu
contohnya, adalah pembangunan infrastruktur jalan, rumah sakit dan fasilitas
lain yang dibiayai PT SMI. Untuk Kaltara, PT SMI yang berperan dalam dukungan
pembiayaan pembangunan RS Tipe B Tanjung Selor," tutup Gubernur.(humas)


Posting Komentar